Paradigma Numerik Struktur Al Quran Seri 3 ( Menguak Tabir Basmallah / sistematika Basmallah dlm Al Quran )


MATERI BUKU :

MENGUAK TABIR BASMALLAH

( SISTEMATIKA BASMALLAH DALAM ALQURAN )

GAMBAR COVER BUKU SERI 3

HARGA BUKU Rp.50.000/buku ( 111 halaman )

Harga di atas belum termasuk ongkos Kirim, jika menggunakan jasa pengiriman paket/barang.

Berikut Kami Tampilkan sekilas dari isi/ materi buku seri 3 ini :

1. Asal Muasal Lafadz Basmalah

Penjelasan :

  1. Dalam lafadz basmalah terdapat 3 abjad yang bertitik, yaitu abjad BA (abjad ke 2), abjad NUN (abjad ke 25) dan abjad YA (abjad ke 30)
  2. Abjad yang bertitik 1 yaitu BA dan NUN digabungkan dan dijumlahkan sehingga menjadi : BA + NUN = 2 + 25 = 27
  3. Abjad YA (30) tetap berdiri sendiri karena memiliki 2 buah titik
  4. Nilai 27 pada point b, dikonversikan sebagai nomor surat di al qur’an yaitu Qs. 27 An Naml dan nilai 30 pada point c, dikonversikan sebagai nomor ayat pada Qs. 27 An Naml, sehingga formasi penggabungannya menjadi Qs. 27 An Naml 30.
  5. Qs.27 An Naml Ayat ke 30, adalah merupakan satu-satunya ayat di Al Quran yang mengandung lafadz basmallah, dan dari ayat inilah awal bermulanya lafadz basmallah tersebut.

2. Qs. 9 At Taubah TIDAK Diawali oleh Basmalah

  1. Pada uraian kali ini masih berhubungan dengan penjumlahan 2 abjad yang bertitik satu (BA dan NUN), yaitu 2 + 25 = 27, nilai ini sebelumnya dikonversikan sebagai nomor surat.
  2. Selanjutnya ke 2 variabel dalam nilai 27, kembali dijumlahkan menjadi : 2 + 7 = 9.
  3. Lalu nilai 9 dikonversikan menjadi nomor surat dalam al qur’an yaitu Qs. 9, At Taubah.
  4. Qs. 9, At Taubah adalah satu-satunya surat di al qur’an yang tidak diawali oleh basmalah.
  5. Di bawah ini adalah posisi Qs.9, At Taubah dalam Al Qur’an :

3. Korelasi Basmalah dan Keseimbangan 114 Surat

  1. Dalam uraian ini merujuk pada Qs. 89, Al Fajr ayat ke 3 “Demi (bilangan) genap dan ganjil”.
  2. Di al qur’an terdapat 114 surat dengan 60 surat yang ayatnya berjumlah GENAP dan selebihnya terdapat 54 surat yang memiliki ayat berjumlah GANJIL
  3. Dari 60 surat yang berjumlah ayat genap, terdiri dari 30 surat dengan nomor surat GENAP dan 30 surat dengan nomor surat GANJIL, sedangkan dari 54 surat yang berjumlah ayat GENAP, terdiri 27 surat dengan nomor surat GENAP dan 27 surat dengan nomor surat GANJIL.
  4. Variabel nilai 27 dan 30 adalah bersetara dengan Qs.27 An Naml ayat 30 ( ayat yang mengandung basmallah atau merupakan tempat bermulanya lafadz basmallah ). Pemilihan kelompok surat GENAP dan GANJIL diatas tergambar dalam skema di bawah ini :

Pemilahan 114 surat sesuai skema di atas adalah sbb :

4. Formasi Basmalah dalam Al Qur’an Ustmani Format 18 Baris

Penjabaran tentang basmalah kali ini akan melalui beberapa tahapan yang dijelaskan dalam beberapa skema. Dari penjabaran tersebut akan diperlihat betapa lafadz basmalah mampu “berkata-kata dan bercerita ” tentang keberadaannya dan bagaimana menyikapi dirinya.

Tahapan-tahapan tersebut adalah :

  • Tahap I, Lafadz basmallah akan di jabarkan dalam skema di bawah ini :

Penjelasan :

–          Seluruh abjad dalam lafadz basmalah (kecuali lafadz Allah) di uraikan nilai numeriknya, lalu nilai-nilai tersebut dijumlahkan berdasarkan nilai dari masing-masing abjadnya.

–          Dalam paradigma numerik ini, lafadz Allah tidak akan diuraikan huruf perhuruf, karena lafadz Allah merupakan sebuah kesatuan yang utuh. Apabila diuraikan, maka apapun yang diperoleh dari hasil uraian tersebut tidak akan mampu menjelaskan dan menggambarkan tentang Allah (yang Maha Tak Terbatas). Olah fikir manusia (yang sangat terbatas) tidak akan mampu menyentuh tentang zat Allah. Sesuai dengan pesan yang kurang lebih berbunyi “Janganlah mencoba untuk menguraikan (mempelajari) tentang Zat Allah, pelajari sajalah tentang apa-apa yang diciptakanNya”.

–          Lafadz Bismi :  bernilai 38

–          Lafadz Ar Rahman :  bernilai 96 dan

–          Lafadz Ra Rahim : bernilai 101

–          Masing-masing nilai tersebut kemudian dikonversikan menjadi nomor surat dalam al qur’an. Lalu setelah dikonversikan, nomor surat yang diperoleh dilihat jumlah ayatnya, kemudian jumlah ayat tersebut kembali dikonversikan menjadi nomor surat, contoh :

  1. I.      lafadz bismi bernilai 38, surat ke 38 adalah surat Shad dengan jumlah ayat 88.
  2. II.      Kemudian nilai 88 kembali dikonversikan menjadi nomor surat yaitu surat Al Ghasyiah dengan jumlah ayat 26.
  3. III.      Nilai 26 kembali dikonversikan menjadi nomor surat, yaitu surat Asy Syu’araa’ dengan jumlah ayat  227.
  4. IV.      Nilai 227 tidak dapat dikonversikan lagi menjadi nomor surat, karena jumlah nomor surat di al qur’an hanya mencapai surat ke 114. Pada titik ini, sebagaimana yang diperlihatkan dalam skema di atas, diberi inisial Titik Terakhir (karena sudah tidak dijabarkan lebih lanjut lagi.
  5. V.      Begitu pula untuk nilai pada Ar Rahman (96) dan Ar Rahim (101) diberlakukan sama dengan penjabaran seperti pada nilai lafadz bismi (38) di atas.

–           Khusus pada lafadz Ar Rahman dalam penjabarannya mengalami sebuah sirkulasi (siklus) yang terus berputar tanpa sebuah titik akhir.Pada penjabaran disini, yang diberikan inisial Titik Akhir adalah pada Qs. 75 Al Qiyamah yaitu surat terakhir diluar sirkulasi yang terjadi.

–           Sirkulasi tanpa akhir pada penjabaran lafadz Ar Rahman juga menggambarkan betapa Maha Rahman Allah tak pernah berkesudahan. Seluruh makhluk di alam semesta ini dapat menikmatinya tanpa terkecuali. Sampai akhirnya semua akan berakhir pada hari kiamat. Sesuai dengan Titik Akhir di skema jatuh pada Qs. 75 Al Qiyamah (Hari Akhir/Kiamat).

DEMIKIAN SEKILAS TENTANG ISI/ MATERI BUKU SERI KE 3 INI, UNTUK LEBIH LENGKAP PENJELASANNYA, SEGERA MILIKI BUKU SERI 3 INI.

DAPAT MENGHUBUNGI DI  :


Hub : Khoirul Abror : Telp. 021- 87745100/ 0813-98098952 / 081218938157

6 Balasan ke Paradigma Numerik Struktur Al Quran Seri 3 ( Menguak Tabir Basmallah / sistematika Basmallah dlm Al Quran )

  1. bayu berkata:

    maap ustad, saya kurang begitu mengerti dengan apa yang di jelaskan, tapi saya ingin mengerti.

    • darulqohar berkata:

      Ya memang bagi orang awam yang belum memahami kelimuan numerik Al-Quran ini agak kurang paham, tapi dasarnya mudah sekali jika kita sudah memahami dasar-dasar dari numerik AL-Quran, anda bisa belajar di tempat kami tiap senin dan kamis ba’da ashar..tinggal lihat saja alamat kami di web ini…kami menerima siapa saja yang ingin mendalami keilmuan ini, bebas…anda tidak usah khawatir tentang pengajian kami, insyAllah banyak memberi manfaat buat anda serta tambahan referensi keilmuan agama anda, kami bukan aliran/sekte atau apa pun namanya..kami hanya kumpulan orang-orang yang cinta Al-Quran dan ingin mengembalikan AL-Quran sbg hudaa/petunjuk buat umat manusia di muka bumi ini….tidak ada ba’iat/sumpah, tidak ada dam/pungutan, tidak ekslusif/tertutup buat orang lain…jadi silahkan kami undang anda datang ke pengajian kami…terima kasih….

  2. muhammad nur berkata:

    Subhanallah… saya semakin terbuka pikiran setelah membaca penjelasan diatas…
    sekedar curhat aja… saya pernah mendapat saran untuk membaca al fatihah sekurang kurangnya 40 atau 70 kali sehari.. dan saya sudah menjalankan beberapa tahun ini… Alhamdulillah kegundahan hati bisa hilang, saya rasanya seperti fresh kembali dan beban di kepala seakan sirna serta masalah yang saya hadapi seakan terselesaikan dengan sendirinya….. bagaimana menurut pendapat tim di darul qohar… makasih wassalam

    • darulqohar berkata:

      Sdr Muhammad Nur,membaca Al fatihah adalah sesuatu yang amat baik,tapi membacanya diulang-ulang layaknya zikir umum, rasanya kurang tepat, apalagi pengetahuan kita tentang Al Qur’an telah dibuka Oleh Allah sedemikian rupa. Seperti racikan obat, pasti terdiri dari beberapa unsur, ada dosisnya, peruntukannya, dan ada aturan makannya. Kalau kita makan makanan yang sama, dalam waktu yang lama, dengan akumulasi yang kita ketahui sering dan ber ulang-ulang, tentu kita akan kekurangan gizi tertentu dan kelebihan zat/gizi makanan yang selalu kita makan.Terjadi ketidak seimbangan, timbul penyakit dan lain-lain masalah.Nah, dengan membaca Al Qur’an yang tersistim,jelas peruntukannya,insyaAllah akan memberikan keseimbangan lahir maupun batin buat orang yang membacanya.Semoga bermanfaat dan menjadi bahan renungan.
      Wassalam
      Anwar

      • Tasi'un, Bekasi Barat. berkata:

        Asslmkum wrwb. Ustad sy pernah mendapat materi tentang Bismillah, tp belum punya bukunya. Bagaimana caranya untuk mendapatkan buku tersebut. Makasih atas jawabannya. Wassalam.

      • darulqohar berkata:

        Sdr Tasi’un, kami akan kirim email ke email anda daftar buku dan Al Qur’an. Untuk komunikasi yang lebih cepat anda bisa sms/hubungi pak Anwar di 081267541450 atau 087875684813
        Wassalam
        Anwar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s